Salat Istisqa Bersama di Halaman Sekolah Mujahidin Berharap Hujan Segera Turun dan Proses Belajar Mengajar Kembali Tatap Muka

PONTIANAK-Ketua Lembaga Pendidikan Yayasan Mujahidin Mulyadi bersama para guru dan ratusan pelajar melaksanakan salat istisqa bersama di halaman sekolah Mujahidin, Rabu 2 Septemberi 2026. Dilaksanakannya salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa memohon turunnya hujan kepada Allah SWT

Halaman Sekolah Mujahidin pada pagi kemarin dipenuhi oleh para pelajar dan guru yang melaksanakan salat istisqa. Hari itu, bersama Ketua Lembaga Pendidikan Yayasan Mujahidin, Mulyadi mereka memanjatkan doa meminta agar langit Kota Pontianak dapat diturunkan hujan.

Akibat kemarau yang melanda efek dari el nino, sebagian daerah Kalbar yang berada di daerah gambut terbakar. Dampak dari kebakaran hutan dan lahan ini menyebabkan kabut asap. Alhasil banyak kegiatan yang terganggung. Salah satunya proses belajar mengajar dialihkan melalui daring. Termasuk para pelajar Mujahidin.

Ketua Lembaga Pendidikan Yayasan Mujahidin Mulyadi mengatakan secara keseluruhan salat istisqa dilaksanakan dengan khidmat dan diikuti oleh para pelajar serta unsur pendidik di lingkungan Lembaga Pendidikan Mujahidin Pontianak. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengajak generasi muda meningkatkan keimanan, memperbanyak doa, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah kondisi yang membutuhkan turunnya hujan.

Dalam pelaksanaan salat istisqa, para peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan. Setelah salat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama agar Allah menurunkan hujan yang membawa keberkahan, manfaat, dan kebaikan bagi masyarakat.

Lebih dalam kata dia pelaksanaan salat istisqa bukan hanya sebagai ikhtiar untuk memohon hujan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan spiritual bagi para pelajar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kepada para pelajar bahwa dalam menghadapi berbagai keadaan, kita senantiasa berikhtiar dan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang bermanfaat dan penuh keberkahan,” ujarnya.

Kegiatan salat istisqa bersama ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karakter dan pendidikan keagamaan bagi para pelajar di lingkungan Mujahidin Pontianak. Para siswa diharapkan dapat mengambil hikmah bahwa hujan merupakan salah satu bentuk rahmat Allah SWT yang patut disyukuri dan dijaga dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan dilaksanakannya salat istisqa tersebut, keluarga besar Lembaga Pendidikan Mujahidin berharap hujan segera turun dan memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, serta seluruh makhluk hidup. Sehingga kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan kembali secara tatap muka. “Untuk saat ini memang anak-anak belajar daring. Tetapi kami pantau setiap dua hari sekali. Jika keadaan udara kembali membaik, maka proses belajar mengajar juga akan kembali normal,” tutupnya.(**)