Penerimaan Murid TK, SD dan SMA di Pontianak Membludak, Sekolah Swasta Mujahidin Banjir Peminat

PONTIANAK – Ketua Lembaga Yayasan Mujahidin Mulyadi menuturkan, bahwa terdapat peningkatan jumlah murid khususnya tingkat Sekolah Dasar di tahun ini. Data terakhir jumlah kuota penerimaan siswa SD mencapai 288 anak.

“Dari angka itu dibagi 36 siswa per kelas dengan total terdapat delapan kelas. Bahkan hari ini, masih ada orang tua mendaftarkan anaknya ke SD Mujahidin, namun karena kuota tercukupi sehingga terpaksa kami tolak,” ujar Mulyadi Kamis.

Kata Mulyadi, begitu pula dengan kuota TK Mujahidin I dan II, sudah ditutup. Sebab jumlah penerimaan siswa sudah melebihi dari yang diperkirakan sebelumnya. Sama dengan animo siswa untuk masuk ke SMA Mujahidin tahun ini semakin bagus. Dari update pengambilan formulir sudah mencapai dua ratusan orang.

Dalam upaya agar orang tua murid mempercayakan anaknya mengenyam pendidikan di Lembaga Mujahidin, pihaknya terus melakukan perbaikan-perbaikan disegala sektor. Pihaknya juga memberi keringanan biaya buat siswa yang sekolah di Mujahidin.

Semisal, ada tiga anak dari orang tua bersekolah di Mujahidin maka akan dikenakan keringanan biaya. Begitu juga dengan penghapal Al Quran, sebagai bentuk dukungan Lembaga Mujahidin juga akan diberikan keringanan biaya. Semua berlaku mulai dari tingkat TK, SD, SMP, Tsanawiyah, Aliyah dan SMA.

Melihat semakin meningkatnya jumlah peserta didik yang bersekolah di Mujahidin, segala sarana prasarana juga terus dibenahi.

Mulai dari ruang kelas, seperti di kelas 1 dan 2 SD, setiap ruangan diberikan AC. Lalu untuk tenaga guru di kelas 1 dan 2 SD masing-masing ditangani oleh dua guru. “Kami ingin memberikan yang terbaik untuk siswa-siswa Mujahidin,” katanya.

Kemudian pihaknya juga berencana menambah lokal kelas. Beberapa ruangan juga akan direhab. Lalu peralatan meja kursi secara bertahap akan diganti. Tujuannya agar saat belajar anak-anak bisa menyerap ilmu yang disampaikan oleh para guru.

“Kami juga terus melakukan peningkatan kualitas guru di Mujahidin,” katanya.

Salah satu orang tua murid yang mempercayakan anaknya mengenyam ilmu di TK Mujahidin, Pipit mengatakan bahwa dia sudah mendaftarkan anaknya ke TK Mujahidin Pontianak sejak beberapa bulan lalu.

“Kalau di akhir-akhir takut kuotanya sudah penuh. Makanya saya daftar awal dan alhamdulilah masuk dan tinggal tunggu masuk sekolah saja,” ujarnya.