
PONTIANAK-Amira Syauqia dan Shaqueena Putri Rizma berhasil meraih juara tiga dalam lomba bertajuk Pace Athletics Challenge tingkat Provinsi Kalimantan Barat, yang digelar di lintasan atletik Stadion Sultan Syarif Abdurahman, Minggu 25 Januari 2026. Keberhasilan dua pelajar itu meraih juara, tidak mudah. Sebab lawan yang dihadapi rerata memiliki kecepatan dan pengalaman dalam event lomba lari di Kota Pontianak.
Raihan juara tiga Amira tak mudah. Turun di kategori SD kelas 4-6 putri 80 meter. Lawan yang dihadapi di babak penyisihan sengit. Terlebih untuk bisa lolos di babak final, Amira mesti meraih juara satu di babak penyisihan.
Kecepatan setiap peserta di kategori ini juga tak beda jauh. Bahkan saat lomba, antara Amira dan pelari lain, cuma beda catatan detik ketika berhasil menembus garis finis. Lolos di babak penyisihan, lawan Amira di babak final semakin berat.
Badan pelari dari perwakilan sekolah lain besar-besar. Sempat menyiutkan nyali Amira. Namun ketika berada di lintasan lari, dia tak gentar. Saat tanda bendera dilepas untuk berlari, Amira pun meningkatkan kecepatannya. Namun saat 10 meter hingga 20 meter pertama, posisi Amira terlihat jauh dari pelari pertama. Amira bahkan berada di posisi ke lima. Namun perjuangan mengharumkan nama SD Mujahidin, membuatnya optimis bisa mengejar ketertinggalan. Alhasil, dia berhasil menyalip pelari ke empat dan menempati posisi ke tiga saat di garis finish.
Tak beda jauh dengan Amira. Perjuangan Queen untuk meraih posisi tiga di podium mesti melalui perjuangan keras. Di babak penyisihan, dia juga mesti meraih juara pertama untuk tembus ke babak final dan tugas pertamanya itu dapat dilakukannya dengan sukses.
Di babak final, lawan Queen bukan sembarangan. Mereka rerata sang juara. Pelari terbaik dikategori SD kelas 1-3 putri 60 meter sudah bersiap di posisi start masing-masing. Pelari langganan juara satu, dari SD 03 Pontianak Selatan, berhasil meraih juara satu. Diikuti perwakilan sd lain meraih juara dua. Queen pun berhasil meraih juara tiga.
Kesuksesan Queen meraih juara tiga bukan didapatkannya dengan mudah. Proses latihan dilakukannya dengan keras. Esktrakulikuler atletik di SD Mujahidin Pontianak tidak pernah tinggal. Alhasil, proses kerja keras Queen berlatih atletik berbuah hasil. Queen berhasil meraih juara tiga. “Pastinya saya akan meningkatkan prestasi ini. Hasil juara tiga ini menjadi penyemangat untuk mendapatkan prestasi yang lebih tinggi,” ujar Queen tersenyum.(**)



