PONTIANAK-Tiga peserta didik Madrasah Aliyah Mujahidin unggul dalam simulasi ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dilaksanakan pada 16 Oktober 2025 lalu. Kegiatan itu diadakan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama bekerjsama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama Kota Pontianak.
Kepala Madrasah Aliyah Mujahidin, Dian Noviani mengutarakan melalui desiminasi simulasi TKA siswa mampu mengasah kemampuan intelektual sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi di bidang akademik.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan metode untuk mengukur tingkat pemahaman dan kemampuan peserta didik pada jenjang SMA/MA sederajat.
Hasil dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) nantinya bisa digunakan untuk validasi nilai rapor siswa dalam memasuki jenjang perguruan tinggi. Bidang mata pelajaran inti yang diujikan adalah Matematika, Bahasa Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Umum.
Guru Matematika Madrasah Aliyah Mujahidin, Eka Ari Astuti optimis jika peserta didik telah mempelajari materi ujian TKA dengan kesiapan 80 persen. “Saya mendampingi anak-anak desiminasi TKA hari ini. Secara kesiapan belajar insyallah 80 persen anak telah siap,” ungkapnya di Aula Kantor Asrama Haji Kota Pontianak.
Sebagai infromasinya terbaik 1 diraih siswa MAN 1 Pontianak, terbaik 2, 3 dan 4 dimenangkan oleh peserta didik Madrasah Aliyah Mujahidin Pontianak. Yaitu Hana Wildania, Candy Anindya Putra dan Dava Rosyid Putra.
Panitia menyampaikan bahwa Desiminasi TKA bukan sekadar penilaian akademik, tetapi juga sarana melatih tanggung jawab, kejujuran, dan kesiapan mental siswa dalam menghadapi tantangan belajar di masa depan.
Melalui desiminasi ini, para siswa dibekali berbagai informasi penting seputar pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik, strategi menjawab soal, serta cara mengelola waktu dan konsentrasi selama ujian.
Selain itu untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya kemampuan berpikir kritis, logika, dan pemecahan masalah dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi.
Melalui Desiminasi TKA itu menjadi wadah untuk memotivasi siswa agar lebih percaya diri dan siap menghadapi berbagai bentuk tes akademik di masa depan.(**)



